Pembuatan Dokumen Desain Interior

Kerugian Fitout / Renovasi Kantor Akibat Asal Pilih : Murah di Awal, Mahal di Akhir

Banyak pemilik usaha atau manajemen yang tergoda untuk melakukan renovasi atau fit-out ruang kantor tanpa melibatkan jasa profesional yang profesional. Motivasinya sederhana: menghemat biaya. Namun kenyataannya, keputusan ini sering berujung pada kerugian besar, baik secara finansial, operasional, maupun reputasi. Di bawah ini adalah sejumlah kerugian nyata yang umum terjadi.

1. Kerugian Finansial: Biaya Tak Terduga Membengkak

Menghindari arsitek, desainer interior, atau kontraktor profesional sering kali mengakibatkan kesalahan perhitungan anggaran. Dampaknya:
– Pembelian material yang tidak sesuai spesifikasi atau kualitas buruk → cepat rusak, harus diganti lagi
– Pekerjaan bongkar-pasang ulang akibat kesalahan desain
– Kegagalan memperkirakan kebutuhan utilitas (misalnya kelistrikan, instalasi AC, jaringan lainnya)

2. Kerugian Waktu: Proyek Molor, Aktivitas Bisnis Terganggu

Tanpa manajemen proyek yang benar, waktu pengerjaan bisa meleset jauh dari jadwal. Beberapa dampak serius:
– Operasional kantor terganggu atau harus pindah sementara (dengan biaya tambahan)
– Jadwal meeting, produksi, atau layanan pelanggan terhambat
– Karyawan kehilangan motivasi akibat kondisi kerja yang tidak nyaman

3. Kerugian Fungsional: Ruang Tidak Nyaman dan Tidak Efisien

Profesional memahami tata letak ruang kerja berdasarkan ergonomi, alur kerja, dan psikologi pengguna. Tanpa itu, hasilnya bisa sangat merugikan:
– Posisi meja terlalu dekat satu sama lain → tidak ada privasi
– Penempatan stop kontak yang tidak logis → boros kabel, bahaya tersandung
– Penerangan tidak maksimal (Ruangan gelap atau terlalu terang → ganggu konsentrasi)

Dokumen Perencanaan:

  1. Denah Ruangan Autocad (Tiap Lantai)
  2. Proposal Harga (BoQ / RAB)
  3. Pengajuan Material Soft-copy (Material Board)
  4. Pengajuan Sampel Hard-copy
  5. Jadwal Project
  6. Dokumen Fitout Gedung & Lampiran

Gambar Teknis:

  1. Visualsisasi Proyek Fine Rendering (Design 3D by 3D-Max)
  2. Visualsisasi Proyek 2D (by Sketch-up)
  3. Visualisai Ruangan Tampak Atas (Floor Plan by Sketch-up)
  4. Gambar Kerja
  5. Denah MEP
  6. Dokumen Teknis Lainnya (Situational)

Dokumen Serah Terima:

  1. Dokumen Ceklis (Bersama Engineering Gedung / Owner)
  2. Berita Acara Serah Terima
  3. Dokumen Lainnya